Showing posts with label sekolah minggu. Show all posts
Showing posts with label sekolah minggu. Show all posts

Sunday, June 14, 2009

Mau mengampuni orang lain (Dengan boneka tangan)

Pada pelajaran kali ini kita akan membuat boneka tangan untuk membantu cerita yang akan dibawakan, sebelum kita mulai membuat boneka tangan saya mau sharing dikit. Dulu saya pernah bawa cerita dengan boneka tangan ini, wah itu anak-anak yang “aktif” dapat diam sejenak untuk mendengar cerita saya.

Bahan :
- 4 lembar kertas origami (jika tidak ada dapat menggunakan kertas lainnya)
Nb : ukuran kertas mohon disesuaikan dengan ukuran kelas yang ada, semakin besar kelas semakin besar juga kertas yang dibutuhkan. !!! Gunakan kertas lainnya jika tidak memiliki kertas origami. !!!
- lem atau double tipe
- spidol hitam
- kertas bewarna lainnya (dapat menggunakan kertas origami berwarna atau kertas karton atau karton buku yang sudah tidak dipakai)
- Tolong sediakan tas kain atau kantong plastik hitam agar memudahkan pengambilan bonekanya.

Cara membuat :1. Membentuk boneka tangan
Pertama-tama siapkan kertas origami atau kertas berukuran bujur sangkar lainnya, (dalam contoh gambar, saya menggunakan kertas origami bermotif)

kemudian lipat menjadi segitiga pada kedua arahnya (dapat melihat dalam gambar 2)





kemudian kembalikan kertas kebentuk semula, (lihat gambar 3)



sesudah itu lipat kertas mengikuti garis yang sudah dibentuk sebelumnya membentuk belah ketupat (gambar 4) sehingga bentuknya akan terlihat dalam gambar 5. Balikkan posisi kertas, lipat seperti melipat belah ketupat tadi (lihat gambar 6) lipat keempat sisinya seperti gambar 7. Kemudian lipat dua bagian seperti gambar 8 sehingga terlihat tempat jarinya. Masukkan jari kita dan boneka sudah dapat dipakai (gambar 9,10,11)




2. Membuat tambahan
Setelah jadi boneka tangan buat aksesoris lainnya, seperti rambut, mata dan lainnya. Aksesoris dapat disamakan dengan buatan saya.
3. Tokoh-tokoh cerita
Pertama kita akan membuat tokoh utama cerita, yakni moni (lebih kreatif lagi jika dalam cerita nanti, guru SM bertanya kepada anak-anak nama tokoh yang diinginkan).
1.Moni (boneka 1)
Moni adalah tokoh yang sering sekali diganggu oleh Toto.
Preview tampilan santai, tampak biasa.
2. Moni (boneka 2)
Preview tampilan tampak penuh dengan aksesoris.
3. Moni (boneka 3)
Preview tampilan menangis dengan aksesoris yang hancur.
4. Toto
Toto adalah tokoh yang sering mengganggu Moni.
Preview tampilan punk, nakal, liar.

Yang terakhir sediakan sebuah kertas yang dibentuk seperti orang yang sedang berjabat tangan, ini akan dipakai untuk menempelkan antara boneka 1 Moni dengan Toto.

Oke, boneka sudah selesai mari kita lihat ceritanya sekarang.

Firman Tuhan : 1 Samuel 24
Slogan : “Maaf ya atas kelakuan saya” (Sambil bersalaman)
Ayat Hafalan untuk kelas 2-3 SD : (Matius 5 : 44)

Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu

Ayat Hafalan untuk kelas 4-6 SD : (Kolose 3:13b)

Ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
Alternative ayat hafalan : (Matius 6 : 14)

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

Preview Firman Tuhan :

Setelah kemenangan Daud dari Goliath kini Saul adalah musuh terbesar Daud, beberapa kali Saul mencoba membunuh Daud. Namun Daud selalu saja luput dari bahaya kematian, hingga suatu kali kesempatan membunuh bukan pada diri Saul namun pada diri Daud. Pada kesempatan itu Daud tidak membunuh Saul namun ia hanya memotong punca jubah Saul. Daud mau mengampuni Saul yang selalu ingin membunuh dirinya.


Cerita

(Guru SM bisa dalam posisi duduk atau berdiri, sesuaikan dengan ruangan. Jika ruangan kelas kecil guru SM bisa sambil duduk dalam menceritakan cerita ini. Oh iya jangan lupa seluruh boneka yang dibuat dimasukkan dalam tas kain atau kantong plastik hitam dan jangan ditaruh ditempat yang jauh).
Guru SM : “Moni !!!, Moni !!!” (Sambil mencari seseorang) “Aduh dimana ya si Moni itu ?” (Undangkan pertanyaan ini kepada murid-murid SM rekan-rekan, sehingga memunculkan pertanyaan. Kemudian Guru SM masukkan tangannya kedalam kantong atau tas kain yang berisi boneka tangan)
Boneka Moni 1 : “Hiiii..” (sambil keluar dari tas atau kantong)
Guru SM : “Oooh, disitu toh kamu.” (sambil melihat Moni).
Boneka Moni 1 : “Huuuah, ada apa sih ribut-ribut kan Moni masih ngantuk.”
Guru SM : “Haaaah, masih ngantuk aduh kita Tanya adik-adik disini. Masih pada ngantuk nga semua ? (setelah jawaban dari anak-anak SM dilanjutkan ngomong kepada Moni). Tuhkan Adik-adik yang lain aja udah segar.”
Boneka Moni 1 : “Emang sekarang hari apa ?”
Guru SM : “Hari minggu, hari kita berbakti kepada TUHAN. Hayo kamu siap-siap kita mau jalan ke gereja nih.”
(masukkan boneka Moni 1 dan pakai boneka moni 2)
Boneka Moni 2 : “Nah gimana udah keren belom ?”
Guru SM :”Ya ampun Moni kamu emang mau kemana ? Tapi ya udahlah kita harus cepet-cepet ke Gereja kalo nggak kita bisa terlambat nich.”
(kemudian kisahkan boneka moni 2 tengah pergi kegereja dan keluarkan boneka Toto ditangan satu lagi)
Boneka Moni 2 : Aduh itukan si Toto, Toto itu anak yang saaanggaaatt nakal, gimana nih ?
Guru SM : “Aduh emang senakal apa sih ?”
Boneka Moni 2 : “Dia itu sering banget meminta uang jajan saya, dia juga sering mendorong saya. Aduh pokoknya nakal banget deh.”
Toto : “Eh Moni…”
(Tiba-tiba Toto mendorong Moni kisahkan Moni jatuh dalam sebuah selokan, masukkan boneka Moni 2 kedalam tas atau kantong)
Toto : “Hahahahaha” (Toto pun tertawa sambil berlari, masukkan juga Toto dalam tas atau plastik)
(Keluarkan boneka Moni 3)
Boneka Moni 3 : “Huahhhh… (Menangis) aduh sakit, aduh sakit, liat kacamata saya pecah walkman saya rusak. Huaaauhhh….”
Guru SM : Aduh Moni tenang ya, ya udah Kakak akan ceritakan suatu cerita bagus loh. Mau pada denger nga adik-adik. (Biarkan anak-anak SM menjawab). Nah Moni juga mau denger dong ?
Boneka Moni 3 : “Huaaah, mau…”

Oke ceritanya begini (masukkan boneka Moni 3 keluarkan gambar peraga )
Suatu hari ada seorang yang namanya siapa nih ? (tunjukkan gambar Saul)
Saul, Saul gimana sih orangnya (biar Anak SM yang definisikan Saul). Serem ya, terus ia ingin sekali menyakiti Daud, (Tunjukkan gambar Daud) Daud orang gimana ya ? orang baik ya, nah Adik-adik, Saul ingin banget menyakiti Daud hingga suatu hari. Kesempatan Daud loh yang bisa menyakiti Saul, waduh bales dendam ngga ya ? Udah ada kesempatannya nih.. Kapan lagi ? Aduh kakak bingung nih, bales nggak ya ? ehh, ternyata si Daud ngga bales jahatin Saul, tapi justru si Saul yang sadar itu kemudian menyesal loh.
Nah Moni (Keluarkan boneka Moni 1) kalo gitu kita harus mengampuni Toto dan mengasihi dia siapa tahu dia udah nggak suka jahilin kita lagi.
Boneka Moni 1 : ”Iya Moni udah nggak benci lagi ama Toto tapi mau mengasihi Toto dan mendoakan Toto.”
Nah Adik-adik setelah mendengar cerita Moni dan Toto, Kakak ingin kalian juga memaafkan teman kalian. (Bagikan kertas forgive) dikertas ini Kakak ingin Adik-adik semua menulis orang yang telah menyakiti kita.(setelah semua kertas sudah ditulis keluarkan boneka Moni 1)
Guru SM : “Nah Moni setelah denger cerita itu kamu ama Toto harus apa ?”
Boneka Moni 1 : “memaafkan dan mengasihi Toto”
(Pasangkan kertas berjabat tangan antara boneka Toto dengan boneka Moni)

Thursday, July 26, 2007

Damai

Damai

Tujuan Pelajaran :
- Mengajarkan kepada anak-anak bagaimana harus berdamai dan mengampuni sesamanya.
- Memberikan pemahaman bahwa didalam Kristus kita dapat mengampuni orang lain.


Firman Tuhan
Kej 50 : 1-21

Setiap anak-anak umumnya pasti sudah mengetahui akan cerita dari kisah Yusuf, Yusuf adalah seorang yang sangat dikasihi oleh ayahnya saking begitu dikasihinya membuat saudara-saudaranya begitu iri hati kepadanya. Niat iri itu makin timbul ketika Yusuf memiliki mimpi dimana setiap anggota keluarganya menyembah ia, keberadaan iri hati ini akhirnya berbuntut dengan dijualnya Yusuf oleh saudara-saudaranya ke Mesir. Wow, temen-temen seandainya kita menjadi Yusuf kira-kira apa yang ada dipikiran kita pertama kali ? Benci ? mau balas dendam ketika ada kesempatan ? Temen-temen itu adalah respon wajar manusia yang sudah jatuh dalam dosa, tapi yang diperbuat Yusuf justru terbalikan dari respon wajar itu. Ia justru mengampuni saudara-saudaranya sendiri yang secara jelas-jelas dahulu telah menjual dirinya kepada seorang Mesir.
Temen-temen apa makna cerita ini bagi kita ? makna cerita ini ialah maukah kita mengampuni orang yang sudah berbuat salah kepada kita ? Yesus sendiri mengajarkan dalam bagian doa bapa kami” ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. “
Cerita AplikasiMatius 5 : 44
Tetapi Aku berkata kepadamu : kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Dani dan budi adalah sepasang teman dekat, kedekatan mereka membuat orang lain yang melihat mereka menyangka mereka berdua adalah saudara kembar. Tapi suatu saat terjadi sesuatu yang sangat tidak “mengenakan”, Dani secara tidak sengaja mempermalukan Budi dengan leluconnya yang tidak sengaja dibuatnya didepan teman-teman yang lain. Karena lelucon itu Budi berjanji tidak akan lagi mau untuk berteman dengan Dani, Dani pun turut tersinggung karena Budi tidak mengerti bahwa saat itu ia sedang dalam kondisi bercanda. Akhirnya perang dingin pun dimulai keduanya tidak saling menyapa, tidak saling berbicara dan saling menjelek-jelekan satu sama lain kepada teman-teman mereka yang lain. Melihat kericuhan itu mulailah seorang dari keduanya mundur dari gereja, orang tua mereka masing-masing pun sudah dipesankan untuk menyampaikan bahwa mereka masing-masing tidak ada dirumah jika salah satu dari mereka menelepon atau datang mencari kerumah mereka masing-masing. Waduh pokoknya hancur habiss deh. Sampai-sampai setiap orang yang melihatnya juga pusing, temen-temen gimana yahh jika kita dalam posisi seperti itu ? Wah, pasti pusing. Gimana sih perasaan mereka jika mereka bertemu satu sama lain, pastinya nih mereka tidak ada damai sejahtera, perasaan mereka pastinya pengen marah terus kalau melihat satu sama lain. Teman-teman kasian yah mereka, masih seumuran kita tapi muka mereka kalau lagi kesal bisa seperti muka-muka orang tua kita loh. Nah, temen-temen kembali kepada ayat yang sudah kita baca diatas tadi. Itu merupakan suatu ucapan Tuhan Yesus sendiri bahwa dia berpesan kepada kita untuk dapat mengasihi musuh kita, hah ? loh ? apa bisa ? Jawabannya, BISA !!! karena Tuhan memerintahkan kita untuk berdamai dengan musuh kita pasti Tuhan akan memberi kita kekuatan untuk kita dapat melakukan hal itu. Gimana caranya ? pertama adalah mengasihi musuh kita, terus kita harus mendoakan mereka. Coba kita inget-inget siapa musuh kita baik disekolah, digereja atau di rumah, mau nga kita mengasihi mereka ? Gimana caranya mengasihinya ? mulai menyapa mereka, mengingat hari ultah mereka dan memberi mereka selamat jika mereka mendapat suatu keberhasilan, menolong mereka saat mereka susah, dan hal lainnya. Juga kita jangan lupakan satu hal terus doakan mereka dalam doa kita setiap hari. Inget ya….

Kreatifitas Pelajaran Doa

Bisa Dibuat untuk kreatifitas mewarnai